Peran Konselor dalam Mengatasi Kecemasan melalui Konseling Individu pada Siswa MAN 2 Pamekasan
Abstract
This study aims to describe the role of counselors in addressing student anxiety through individual counseling services at MAN 2 Pamekasan. The study employs a qualitative, descriptive approach. The informants consisted of 1 Guidance and Counseling (BK) teacher who handled individual counseling services and 5 students who had participated in individual counseling services related to anxiety issues. Data were collected through non-participatory observation, in-depth interviews with counselors and students, and documentation. The results of the study indicate that the forms of anxiety experienced by students include academic anxiety (regarding exams, assignments, and grades), social anxiety, and career anxiety. Individual counseling was conducted through the stages of assessment, contract planning, periodic sessions, and monitoring and evaluation. Factors influencing student anxiety included family factors (parental expectations), madrasah factors (workload, competition), and individual factors (perfectionism, low self-esteem). The counselor’s role is manifested in the functions of prevention, intervention, cross-party coordination, and professional capacity development. This study concludes that individual counseling using a cognitive-behavioral therapy (CBT) approach contributes to helping students manage academic anxiety. The implications for the development of guidance and counseling services in madrasahs are the need to strengthen counselors’ competencies and foster collaboration with teachers and parents.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agma, A. R. (2025). Peran Konselor Sekolah dalam Meningkatkan Kesejahteraan Emosional Siswa. Jurnal Psikologi Dan Konseling, 1(1), 23–30.
Akhyar, Y. (2023). Peran Konselor dalam Meningkatkan Kualitas Program Bimbingan Konseling dalam Konteks Manajemen Pendidikan Islam. An-Nashru: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 1(1), 11–25.
Aprilia, S., Autari, P. A., Ulayya, R., & Mardiyah, A. (2025). Peran Konseling Individu Berbasis Humanistik dalam Menangani Masalah Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Fatih: Journal of Contemporary Research, 02(02), 1157–1164.
Djuuna, M. (2025). Efek Intervensi Psikologi Dalam Bentuk Konseling Individu Untuk Mengurangi Stres Pada Siswa Di Sekolah Xyz. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Dan Konseling Islam, 8(2), 905–918.
Handrian, L., & Ardani, N. (2025). Manajemen pelayanan BK ditinjau dari keprofesionalan kepala sekolah sebagai dukungan sistem yang berintegrasi. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 76–86.
Harahap, J. S., & Silvianetri. (2024). Efektifitas Konseling Kelompok dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Ujian pada Siswa. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 8(2), 107–122.
Heriani, A., & Karneli, Y. (2024). Konseling Kelompok dengan Pendekatan CBT untuk Menyelesaikan Masalah Penyesuaian Diri dan Konsep Diri yang Baik pada Siswa Terisolir. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 10(3), 1065–1071.
Idaningsih, E. (2023). Meningkatkan Keterbukaan Siswa Melalui Konseling Individu Perilaku Aitending (Ptbk Di Kelas Ix G Semester Genap Smp Negeri 1 Darmaraja Tahun Pelajaran 2021/2022). J-KIP (Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan), 4(1), 1–10.
Khairunnisa, M., & Nastia, G. I. P. (2026). Peran Gangguan Kecemasan Orang Tua Dalam Pembentukan Pola Asuh Otoriter. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(4), 1–13.
Madoni, E. R., & Mardliyah, A. (2021). Determinasi religiusitas, kecerdasan emosional, dan dukungan sosial terhadap kecemasan akademik siswa. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(1), 1–10.
Miles, B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. SAGE Publications, Inc.
Nauvalia, C., & Indrijati, H. (2023). Konseling kognitif perilaku dalam menurunkan kecemasan akademik pada mahasiswa dengan sindrom impostor. Jurnal Education and Development, 11(3), 216–222.
Nisa, A. K., Handayani, A., & Rahmawati, D. (2025). Kesehatan Mental Kunci Utama Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 8(1), 01–10.
Putri, L., Yuliandari, R. H., Lutfi, F., & Siregar, R. R. (2025). Penerapan Teknik Cognitive Behavior Therapy Dalam Konseling Individu Untuk Mengurangi Kecemasan Siswa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 985–994.
Sandy, L. L., Wahyuni, Y., & MAsruri, A. M. (2026). Peran Strategis Guru Bimbingan Konseling Dalam Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta Di Madrasah Aliyah. Star Digital Publishing.
Sherlina, A. P. (2024). Tingkat kecemasan pada remaja dalam menghadapi masa depan. Karimah Tauhid, 3(1), 989–997.
Subandi, Susilowati, D., & Riyanto. (2025). Kecemasan Akademik Dan Digital Analisis Stress Remaja Dengan Pendekatan Psikoedukasi. Nuansa Fajar Cemerlang.
Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23.
Ulandari, P., Razzaq, A., & Marianti, L. (2023). Peran Konseling Individual Dengan Metode Mindfulness Dalam Mengatasi Kecemasan Para Remaja Di LPKA Kelas I Palembang. Journal Society of Counseling, 1(1), 62–68.
Zahwa, F. K., & Hanif, M. (2024). Strategi efektif mengatasi stres akademik melalui manajemen waktu untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. Urnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(4), 142–148.
DOI: https://doi.org/10.18326/dinamika.v7i1.57-68
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Imam firnanda, Fathol Haliq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







